Ini Dampak Sosial Judi dan Hukumnya dalam Islam

slot online wymbet – Hukum judi online menurut Islam—Judi online adalah bentuk kekinian dari judi pada umumnya. Judi online memang jauh lebih praktis jika dibandingkan dengan judi pada zaman dahulu yang melibatkan bandar dan bertempat di lokasi perjudian khusus. Judi online cukup dilakukan dengan menggunakan peralatan berupa gadget baik itu smartphone, tablet maupun komputer dengan dukungan kuota yang full dan sinyal data yang bagus.

Oleh karena mudahnya judi online untuk dilakukan, tidak heran jika saat ini judi online menjadi sangat diminati apalagi di masa pandemi corona seperti ini. Banyak kesempatan untuk melakukan judi online saat di rumah. Judi online slot online wymbet yang sifatnya dapat dilakukan darimana saja dan kapan saja itu menjadi daya tarik tersendiri bagi peminatnya. Banyak pihak yang dahulu enggan melakukan judi online lantaran malu jika berangkat berjudi atau tertangkap oleh aparat pemerintah, saat ini beralih bermain judi online. Berikut dampak sosial bagi siapa saja yang gemar berjudi.

  1. Dijauhi masyarakat

Judi adalah aktivitas yang dilarang oleh agama dan pemerintah. Barangsiapa yang melanggar aturan dan norma maka otomatis yang bersangkutan akan dikucilkan atau setidaknya dijauhi karena termasuk dalam pribadi yang berani melanggar larangan Allah dan larangan negara. Banyak pribadi yang tidak ingin menjalin interaksi dengan penjudi karena khawatir tertular atau terpengaruh oleh ajakannya. Sebagaimana yang disampaikan dalam agama bahwa tidak semestinya kita mendekati hal-hal negatif agar tidak sampai hal negatif tersebut mempengaruhi kita.

  1. Tidak disenangi keluarga

Keluarga tentu ingin agar keluarga yang dibangun sakinah, mawaddah, wa rohmah, wa barokah. Bukan sebaliknya, keluarga yang dijalin menjadi keluarga yang berantakan dan rentan dengan perang mulut karena terabaikan.

Banyak sekali para penjudi yang demi memuaskan keinginannya akhirnya lebih memilih untuk mengalokasikan keuangan keluarganya untuk kepentingan berjudi dibandingkan memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat Anda sebagai istri meminta uang kepada suami namun uang itu dipakai berjudi, apa yang Anda rasakan? Tentu kita sebagai istri ingin marah, merasa terabaikan. Akankah hal yang demikian membuat keluarga kita senang? Akankah yang demikian memunculkan rasa bahagia? tentu tidak!

  1. Enggan bersosialisi

Pribadi yang hobby bermain judi menjadi asyik dengan dirinya sendiri. Tidak jarang dari mereka yang sudah memahami bahwa judi adalah bagian dari kriminalitas yang dilarang agama. Dari kesadaran yang dimiliki tersebut, sebagian memilih kembali ke jalan yang benar, namun tidak jarang banyak sekali pihak yang memilih mengabaikan kesadaran tersebut, lalu lebih menikmati kehidupannya di ranah perjudian. Tidak hanya itu, yang bersangkutan pun lebih memilih untuk tidak bersosialisasi dan mengurung dirinya sendiri.

  1. Depresi

Saat penjudi berada pada level kecanduan dan tidak bisa lagi menyalurkan hobby-nya, maka apa yang terjadi? Bisa kita tebak bahwa yang bersangkutan akhirnya akan depresi. Apalagi saat tidak memiliki biaya untuk melakukan atau melanjutkan permainan judinya. Sudah barang tentu depresi ini akan berkelanjutan jika kecanduannya tidak tersalurkan. Faktor kejiwaan seperti ini pada akhirnya akan menimbulkan masalah yang besar pada normalitas fungsi mental para penjudi tersebut.

Judi adalah haram. Keharaman judi disampaikan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku sampai dengan nas dalam Al-Qur’an. Ya, hukum judi online menurut agama adalah haram. Judi adalah aktivitas yang melalaikan manusia dari shalat. Seperti yang para umat Islam tau bahwa shalat adalah tiang agama, jika kita lalai dalam shalat berarti robohlah tiang agamanya.

Jika tiang agama roboh, maka tidak tegaklah agama Islam-nya. Padahal Allah menyukai dan dekat dengan orang yang bertaqwa yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Jika kita gemar melakukan apa yang Allah larang, maka sekat antara kita dan Allah akan semakin besar sehingga Allah semakin jauh dengan kita. Jauhi apa yang Allah larang apalagi yang termasuk dosa besar seperti halnya khamr dan judi. Selain itu,  judi online akan memalingkan kita dari melakukan kebaikan, melalaikan kita dari shalat dan senang bermusuhan antara satu dengan yang lain lantaran judi adalah ajakan setan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *