Haram Berjudi dalam Islam

207.148.125.127 – Perbuatan atau kegiatan judi merupakan kegiatan yang sangat merugikan. Bukan sebuah rahasia bahwa permainan judi memiliki begitu banyak peminat dari berbagai macam kalangan profesi dan jenjang umur yang bervariatif mulai dari anak-anak yang tergiur dengan kedok permainan yang digunakan judi serta orang tua yang telah mengalami kecanduan dalam memainkan permainan judi.

Banyak orang yang melakukan permainan judi karena tergoda dengan iming-iming permainan judi yang dapat membuat seseorang menjadi kaya raya dengan cepat tanpa harus melalui kesusahan dalam bekerja. Sebab permainan judi hanya mengandalkan keberuntungan yang dimiliki oleh dirinya untuk mendapatkan keuntungan yang besar dari kemenangan yang diharapkannya.

Padahal kegiatan berjudi merupakan kegiatan yang sangat dilarang oleh negara dan juga dalam agama, tidak ada satupun agama yang menegaskan bahwa perbuatan atau kegiatan berjudi diperbolehkan. Bahkan dalam islam Allah Swt. telah menegaskan bahwa haram berjudi dilakukan oleh hambanya. Orang yang melakukan perbuatan judi maka digolongkan telah melakukan dosa besar.

Namun perbuatan judi dalam aktivitas sehari-hari terkadang telah dilakukan akan tetapi Anda tidak menyadari bahwa perbuatan tersebut merupakan kegiatan yang menggunakan sistem judi di dalamnya. Ketidaksadaran ini biasanya terjadi sebab yang dilakukan sebagai alat bayar judi bukanlah uang tetapi barang. Segala bentuk taruhan menggunakan uang ataupun benda merupakan perbuatan judi.

Sebab judi memiliki pengertian sebagai perbuatan bertaruh yang menggunakan uang ataupun benda yang dalam pelaksanaannya telah disepakati sebelum permainan dimulai. Dalam artian lain bahwa perbuatan judi merupakan kegiatan atau perbuatan mencari keuntungan dengan cara untung-untungan atau hanya menerka dan akan mendapatkan bayaran dari prediksi yang dilakukan sehingga dalam islam haram berjudi untuk dilakukan.

Hukum atau haramnya perbuatan judi dalam islam dilakukan bukan tanpa alasan yang jelas tetapi memang perbuatan atau kegiatan berjudi merupakan kegiatan yang sangat merugikan para pemain judi baik dari segi mental, psikis, perbuatan dan lingkungan sekitar pemain judi tersebut. Berikut ini alasan mengapa agama islam mengharamkan perbuatan judi untuk dilakukan.

Perbuatan Dzalim

Kegiatan berjudi dianggap sebagai perbuatan yang dzalim dalam agama islam sehingga haram berjudi bagi Anda yang menganut agama islam tetapi tidak ada satupun agama yang memperbolehkan perbuatan judi tersebut. Perbuatan judi dalam islam digolongkan ke dalam perbuatan dzalim yang akan membuat Anda mendapatkan dosa besar apabila Anda melakukan perbuatan ini.

Kegiatan berjudi dalam islam disamakan dengan meminum minuman khamar atau alkohol serta disejajarkan dengan perbuatan menyembah berhala yang merupakan dosa besar apabila dilakukan. Dosa ini sangat sulit untuk diampuni dan dimaafkan, karena melakukan perbuatan ini sama saja dengan melakukan sesuatu yang sudah dengan nyata akan merugikan diri seorang penjudi dan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Mendapatkan keuntungan dari perbuatan judi yang akan menimbulkan sifat atau rasa malas dalam diri seseorang sehingga haram berjudi dalam islam sebab agama islam tidak menginginkan hambanya menjadi orang yang pemalas terlebih apabila orang tersebut malas dalam mencari pekerjaan untuk mendapatkan nafkah keluarga.

Pemicu Kejahatan

Tidak ada satupun agama yang menginginkan hambanya melakukan sebuah kejahatan, sehingga dalam islam sangat mengharamkan kegiatan atau perbuatan berjudi sebab akan membuat seorang hamba melakukan berbagai macam kejahatan yang dapat membahayakan diri hambanya dan orang lain yang tidak bersalah.

Kejahatan yang dapat terjadi akibat permainan judi adalah pertengkaran yang merupakan sifat setan yang sangat dihindari sebab dapat membuat seseorang memusuhi sesama saudara seumatnya akibat dari pertengkaran yang dilakukan sehingga haram berjudi dalam islam agar tidak terjadinya permusuhan sesama umat yang merupakan sifat dari setan yang sangat tidak diinginkan oleh Allah Swt.

Selain itu kejahatan yang dapat dirasakan oleh pemain judi http://207.148.125.127/ adalah banyaknya kasus yang muncul yang dilakukan oleh oknum pelaku perjudian seperti pencurian dan bahkan berakhir permbunuhan, hal ini kadang terjadi dengan berbagai alasan yang mendasarinya, pencurian biasanya terjadi akibat obsesi yang dimiliki pelaku perjudian untuk tetap melakukan permainan padahal uang yang dimilikinya sudah tidak ada lagi.

Sehingga membuat orang tersebut melakukan pencurian, selain itu pembunuhan juga sering terjadi dengan alasan dendam karena telah dikalahkan atau karena melakukan perampokan yang mengharuskannya membunuh orang yang dirampok tersebut agar oknum tetap dapat melakukan perbuatan atau kegiatan menjudi yang merupakan kegiatan bersifat candu sehingga menagih untuk terus dilakukan.

Menimbulkan Kerugian

Selain dua hal diatas yang menyebabkan haram berjudi dalam islam, hal yang berikut ini adalah alasan utama yang menjadikan perbuatan judi sangat dilarang, sebab akan menimbulkan kerugian yang akan dirasakan oleh umatnya, sedangkan agama islam dan agama manapun tidak menginginkan hambanya mengalami kerugian terlebih lagi kesusahan dalam menjalani hidup.

Kerugian yang dapat dialami dari pelaku perjudian adalah dapat membuat orang tersebut terkucilkan di masyarakat sebab perbuatan judi telah dipandang sebagai perbuatan yang sangat buruk oleh masyarakat sebab dapat membahayakan lingkungan apabila dalam sebuah lingkungan terdapat orang yang melakukan kegiatan berjudi dan membuat masyarakat menjadi resah dan takut apabila pelaku perjudian melakukan hal yang tak diinginkan.

Selain dikucilkan oleh masyarakat, dampak langsung yang akan dirasakan oleh pelaku perjudian adalah ancaman menjadi miskin seseorang yang melakukan perjudian sama saja memasuki gerbang kemiskinan akibat kekalahan dan kecanduan untuk terus bermain hingga akhirnya uang yang dimilikinya habis tak tersisa dan waktu terbuang begitu saja untuk bermain tanpa melakukan pekerjaan lain yang halal.

Hal-hal tersebut menjadi alasana mengapa haram berjudi dalam islam, sebab sebuah agama melindungi hambanya dan tidak membiarkan hambanya melakukan sesuatu yang merugikan untuk dirinya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *